Untuk Membeli atau Menyewa Rumah?

Dalam lingkungan kenaikan harga saat ini di kota medan, apakah lebih layak untuk membeli atau menyewa rumah kos?

Kebanyakan orang lebih suka memiliki properti karena pinjaman yang Anda bayarkan ke bank setara dengan sewa yang Anda bayarkan, tetapi kemampuan finansial seseorang akan berperan besar dalam keputusan untuk membeli atau menyewa rumah kos, akan tetapi apa bila Anda belum mampu untuk membeli, Anda dapat menyewa tempat tinggal terlebih dahulu di Kost Medan yang memiliki fasilitas lengkap, dan harga terjangkau. tapi sebelum menyewa rumah kos yang anda inginkan di kota Medan, Anda harus tau ke adaan fasilitas kamar kos, misalnya seperti kamar memiliki Pendingin Udara Portabel: Sistem Pendingin Terbaik untuk Rumah Kos, dan fasilitas lainya. Selanjutnya mencari lokasi yang tepat dan dekat dari tempat Anda bekerja mau pun kuliah agar memudahkan kehiduan Anda, dan yang perlu di ingat adalah Anda harus tau cara memilih dalam menyewa rumah kos, karena memilih rumah kos yang sesuai Anda inginkan adalah hal penting untuk kenyamanan Anda saat tinggal di tempat tersebut.

Jika Anda memiliki cukup uang untuk membeli properti disarankan untuk menilai keuangannya sebelum membeli rumah untuk memastikan kemampuannya (misalnya rasio hutang tidak terlalu tinggi). Khusus untuk pemula, mereka harus mempertimbangkan stabilitas pekerjaan mereka untuk memastikan mereka dapat melunasi pembayaran pinjaman. Jika rasio utang seseorang terkait gajinya sudah mendekati 50%, kemungkinan besar bank tidak akan menyetujui KPR tersebut. Jika jumlah hipotek seseorang yang harus dibayar lebih dari setengah gaji seseorang, bank mungkin meragukan kemampuan orang tersebut untuk membayar kembali dan karenanya memerlukan lebih banyak bukti situasi keuangan yang baik untuk menyetujui pinjaman.

Sesuai kebijakan Employees Provident Fund (EPF) saat ini, pembeli rumah dapat menggunakan tabungan EPF mereka untuk membeli properti. Pasangan dengan skema pembayaran mudah yang ditawarkan oleh bank dan pembeli rumah pertama kali memenuhi syarat untuk mendapatkan pinjaman hingga 90%, memiliki rumah menjadi lebih mudah daripada tahun-tahun sebelumnya.

Bagi mereka yang menyewa rumah di lingkungan saat ini dengan harga yang meningkat, dia tidak akan pernah mendapatkan keuntungan dari apresiasi nilai properti. Selain itu, bahkan jika nilai properti tidak meningkat seiring waktu, saldo hipotek menurun dan ekuitas terakumulasi.

Banyak orang juga melihat properti sebagai cara untuk melawan inflasi. Dengan perkiraan inflasi yang terus meningkat, penundaan dalam membeli properti akan mengakibatkan pembayaran lebih banyak belakangan ini. Dalam hal kerugian dalam memiliki rumah, ada banyak biaya variabel yang terlibat, misalnya sewa berhenti, penilaian, biaya layanan atau pemeliharaan dan asuransi antara lain. Menjual rumah mungkin juga tidak secepat, katakanlah, membuang investasi saham Anda di pasar saham. Seluruh proses penjualan bisa memakan waktu hingga satu tahun, tergantung lokasi properti. Jika sudah ada calon pembeli rumah, prosesnya bisa dipersingkat hingga 3 bulan.

Namun, analisis harus didasarkan pada apa yang dianggap tipe rumah tipikal. Pertimbangan yang berbeda mungkin berlaku untuk tipe unit rumah yang berbeda di lokasi yang berbeda. Motivasi kuat lainnya yang mendukung membeli daripada menyewa adalah keharusan sosial untuk memiliki rumah. Memiliki rumah memungkinkan Anda untuk meningkatkan kredit jika diperlukan, untuk semua jenis tujuan. Karenanya, ini adalah motivasi yang kuat untuk kepemilikan properti.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *